Masjid bukan hanya tempat sujud, tetapi titik awal lahirnya peradaban Islam. Dari masjid, umat Islam membangun masyarakat, ilmu pengetahuan, sistem sosial, hingga pemerintahan. Ketika kita berbicara tentang masjid-masjid tertua di dunia, sejatinya kita sedang membuka lembaran paling awal dari sejarah Islam itu sendiri.
Setiap masjid tua menyimpan kisah iman, perjuangan, dan dakwah. Batu-batunya mungkin diam, tetapi sejarah yang dikandungnya terus berbicara lintas zaman.
Masjid dalam Islam: Fondasi Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan
Sejak awal Islam, masjid memiliki fungsi yang jauh melampaui tempat shalat. Masjid adalah:
- pusat ibadah,
- pusat pendidikan,
- pusat musyawarah,
- pusat dakwah,
- pusat pelayanan sosial umat.
Karena itulah, masjid-masjid tertua di dunia tidak dibangun secara sembarangan. Ia berdiri di titik-titik penting sejarah, menandai lahirnya komunitas Muslim pertama di berbagai wilayah dunia. Berikut ini masjid-masjid tertua di dunia yang sudah dirangkum oleh tim RizqiTour:
1. Masjidil Haram, Makkah – Masjid Tertua Sepanjang Sejarah Manusia
Tidak ada masjid yang lebih tua dan lebih suci daripada Masjidil Haram. Dalam Islam, Ka’bah diyakini pertama kali dibangun oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail atas perintah Allah.
Masjidil Haram adalah:
- pusat tauhid sejak awal manusia,
- kiblat umat Islam di seluruh dunia,
- titik temu umat Islam lintas bangsa dan budaya.
Di sinilah sejarah ibadah manusia kepada Allah bermula dan terus berlanjut hingga hari ini.
2. Nabawi, Madinah – Masjid yang Membangun Masyarakat Islam
Tidak ada masjid yang lebih tua dan lebih suci daripada Masjidil Haram. Dalam Islam, Ka’bah diyakini pertama kali dibangun oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail atas perintah Allah.
Masjidil Haram adalah:
- pusat tauhid sejak awal manusia,
- kiblat umat Islam di seluruh dunia,
- titik temu umat Islam lintas bangsa dan budaya.
Di sinilah sejarah ibadah manusia kepada Allah bermula dan terus berlanjut hingga hari ini.
3. Masjid Quba – Masjid Pertama yang Dibangun dalam Islam
Sebelum Masjid Nabawi, Rasulullah membangun Masjid Quba, yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai masjid yang dibangun atas dasar takwa.
Masjid Quba mengajarkan satu prinsip penting: Kekuatan masjid bukan pada kemegahannya, tetapi pada niat dan ketakwaan yang melandasinya.
Baca Juga Umroh Bukan Sekadar Perjalanan, Tapi Panggilan Hati Menuju Tamu Allah
4. Masjid Al-Aqsa – Masjid Tertua Ketiga dalam Islam
Masjid Al-Aqsa di Yerusalem adalah salah satu masjid tertua dan paling suci dalam Islam. Ia memiliki kedudukan istimewa karena:
- disebut dalam Al-Qur’an,
- menjadi bagian dari peristiwa Isra’ Mi’raj,
- pernah menjadi kiblat pertama umat Islam.
Masjid Al-Aqsa juga merupakan saksi ibadah para nabi sebelum Rasulullah ﷺ, menjadikannya titik temu sejarah kenabian dan Islam.
5. Masjid Amr bin Ash, Mesir – Masjid Tertua di Afrika
Dibangun pada tahun 641 M di Fustat (Kairo Lama), Masjid Amr bin Ash adalah masjid pertama dan tertua di Afrika.
Masjid ini menjadi:
- pusat pendidikan dan pemerintahan Islam awal di Mesir.
- pusat dakwah Islam di Afrika,
- cikal bakal tumbuhnya Kairo sebagai kota Islam,
6. Masjid Agung Kairouan, Tunisia – Gerbang Islam Afrika Utara
Masjid Kairouan didirikan pada abad ke-7 dan menjadi:
- pusat penyebaran Islam di Afrika Utara,
- pusat ilmu dan fikih,
- inspirasi arsitektur masjid di wilayah Maghribi.
Masjid ini menegaskan peran masjid sebagai gerbang peradaban, bukan sekadar bangunan ibadah.
7. Masjid Agung Xi’an, Cina – Jejak Awal Islam di Asia Timur
Masjid Agung Xi’an adalah salah satu masjid tertua di Cina, dibangun pada abad ke-8. Keunikannya:
- arsitektur menyerupai kuil Cina,
- mencerminkan adaptasi Islam dengan budaya lokal,
- bukti bahwa Islam masuk ke Cina secara damai.
Masjid ini menjadi simbol bahwa Islam adalah agama universal yang bisa hidup di berbagai peradaban.
8. Masjid Cordoba, Spanyol – Saksi Kejayaan Islam di Eropa
Masjid Cordoba dibangun pada abad ke-8 dan menjadi:
- pusat ibadah,
- pusat ilmu,
- simbol kejayaan Islam di Andalusia.
Pada masanya, Cordoba adalah kota paling maju di Eropa, dan masjid ini berdiri sebagai jantung peradabannya.